A.
Definisi Sistem Operasi
Sistem operasi
merupakan sebuah penghubung antara pengguna dari komputer dengan perangkat
keras komputer. Sistem operasi bisa didefinisikan sebagai pengelola seluruh
sumber-daya yang terdapat pada sistem komputer dan menyediakan sekumpulan
layanan (system calls) ke pemakai sehingga memudahkan dan menyamankan
penggunaan serta pemanfaatan sumber-daya sistem komputer.
Menurut American National Standart Institute (ANSI) Operating System adalah: Software yang mengontrol
pelaksanaan program-program komputer,
yaitu dengan mengatur waktu proses, pengecekan
kesalahan, mengontrol input – output, melakukan perhitungan, kompilasi
penyimpanan, pengolahan data serta pelbagai bentuk layanan
yang terkait.
B.
Tujuan dan Fungsi Sistem Operasi
Dari sudut pandang pengguna, Sistem operasi
merupakan alat yang bertujuan untuk mempermudah penggunaan komputer. Dari sudut
pandang sistem komputer, sistem operasi dapat dianggap sebagai alat yang
bertujuan menempatkan sumber daya secara efisien (Resource Allocator).
Sistem operasi ialah manager bagi sumber daya, yang menangani konflik
permintaan sumber daya secara efisien. Sistem operasi juga mengatur eksekusi
aplikasi dan operasi dari hardware I/O (Input/Output). Fungsi ini dikenal juga
sebagai program pengendali (Control Program).
Jadi dari sudut pandang tujuan sistem operasi
itu sendiri, sistem operasi dapat dipandang sebagai alat yang membuat komputer
lebih nyaman digunakan (convenient) untuk menjalankan program aplikasi
dan menyelesaikan masalah pengguna. Tujuan lain sistem operasi ialah membuat
penggunaan sumber daya komputer menjadi efisien.
Kita bisa mengambil kesimpulan bahwa sistem
operasi memiliki tujuan dasar yaitu:
Efisiensi, Sistem operasi memungkinkan sumber daya sistem komputer digunakan dengan cara yang sangat efisien.
Kemudahan, Sistem operasi membuat komputer lebih mudah di pakai.
Kemampuan berevolusi, Sistem operasi harus disusun sedinamis mungkin sehingga memungkinkan pengembangan yang efektif, pengujian, dan penerapan fungsi-fungsi sistem baru tanpa mengganggu layanan yang telah ada.
Efisiensi, Sistem operasi memungkinkan sumber daya sistem komputer digunakan dengan cara yang sangat efisien.
Kemudahan, Sistem operasi membuat komputer lebih mudah di pakai.
Kemampuan berevolusi, Sistem operasi harus disusun sedinamis mungkin sehingga memungkinkan pengembangan yang efektif, pengujian, dan penerapan fungsi-fungsi sistem baru tanpa mengganggu layanan yang telah ada.
Sistem operasi yang baik adalah yang
mampu memberikan keadaan aman dan tetap konsisten pada saat hardware dan
software aplikasi berkomunikasi, juga tetap memberikan antar muka yang mudah,
nyaman dan menarik bagi pengguna. Berikut ini adalah 8 fungsi sistem
operasi :
- Resource Manager : Mengalokasikan sumber daya, maksud sumber daya disini adalah hardware seperti memori, CPU, Printer, disk drive dan perangkat lainnya.
- Coordinator : menyediakan fasilitas sehingga aktivitas yang kompleks dapat diatur untuk dikerjakan dalam urutan yang telah disusun sebelumnya.
- Interface: sebagai perantara antara pengguna (user) dengan hardware untuk menyediakan lingkungan yang bersahabat atau mudah digunakan (User Friendly). Pengguna tidak akan dikhawatirkan dan dirumitkan oleh bahasa mesin atau perangkat level bawah.
- Guardian: menyediakan kontrol akses yang melindungi file dan memberi pengawasan pada pembacaan/penulisan/eksekusi data dan program.
- Gatekeeper: mengendalikan siapa saja yang berhak masuk (log) kedalam sistem dan mengawasi tindakan apa saja yang dapat mereka kerjakan ketika telah log dalam sistem.
- Optimizer: menjadwal pemasukan (input) oleh pengguna, pengaksesan basis data, proses komunikasi, dan pengeluaran (output) untuk meningkatkan kegunaan.
- Accountant: mengatur waktu CPU (CPU time), penggunaan memori, pemanggilan perangkat I/O (masukan/keluaran), disk storage dan waktu koneksi terminal.
- Server: untuk menyediakan layanan yang sering dibutuhkan pengguna, baik secara eksplisit maupun implisit, seperti mekanisme akses file.
No comments:
Post a Comment